Sabtu, 29 Agustus 2015

Garis dan Huruf

  1. Macam garis dan tebal garis

Didalam menggambar teknik bentuk dan tebal garis sesuai dengan penggunaanya seperti contoh dibawah ini ;

Jenis
Macam Garis Contoh-contoh Penggunaan
A clip_image001 0,6
0,8
Garis tebal 1. Garis benda langsung terlihat
2. Garis tepi
B clip_image002 0,1
0,2
Garis tipis 1. Garis penunjuk ukuran, garis Bantu, garis penunjuk
2. Garis arsir
3.Garis untuk Penampung yang diputar ditempat
4. Garis khayal yang terjadi dari perpotongan yang dibulatkan
C clip_image003 0,1
0,2
Garis bebas tipis 1. Garis potong, yang menghilangkan sebagian benda
2. Garis batas antara bagian benda yang dipotong dan sebagian dalam pandangan
D clip_image004clip_image005 0,3
0,4
Garis sedang ( putus-putus) Garis benda yang terhalang/tidak langsung terlihat
E clip_image006 0,1
0,2
Garis tipis ( strip titik) 1. Garis sumbu
2. Garis potomg penampang
  1. Huruf dan angka

Ciri-ciri yang perlu pada huruf dan angka dalam gambar teknik, ialah ; jelas dan seragam dalam ISO 3098/1-1974 diberikan contoh-contoh huruf dan angka, satu untuk huruf miring dan satu untuk huruf tegak, kedua-duanya boleh digunakan Pada gambar 3.3 dicontohkan untuk huruf dan angka yang miring
ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
0123456789 ~!@#$%^&*()_+|
Bentuk Huruf Miring ISO
Ukuran huruf
Tinggi h dari huruf besar diambil sebagai dasar ukuran. Daerah standar tinggi huruf adalah sebagai berikut : 2,5;3,5;5;7;10; 14; dan 20 mm
Tinggi h ( huruf besar) dan c ( tinggi huruf kecil) tidak boleh kurang dari 2,5 mm. Bila terdapat gabungan antara huruf besar dan kecil, dengan huruf kecil setinggi 2,5 mm, maka h akan menjadi 3,5 mm
Tebal huruf d ditentukan oleh dua perbandingan standard d/h, yaitu antara d/h = 1/14 dan d/h = 1/10. Perbandingan yang dianjurkan untuk tinggi huruf-huruf kecil, jarak antara huruf-huruf, ruang minimum antara garis dasar dan jarak antara perbatasan-perbatasan diberikan pada table berikut :
clip_image008

Huruf A ( d= h/14)


Sifat Perbandingan ukuran
Tinggi huruf h
Tinggi huruf besar
Tinggi huruf kecil c
(tanpa tangkai dan kaki)
(14/14)h
(10/14)h
2,5 3,5
2,5
5
3,5
7
5
10
7
14
10
20
14
Jarak antar huruf a
Jarak minimum antara garis b
Jarak minimum antara perkataan e
(2/14)h
(20/14)h
(6/14)h
0,35
3,5
1,05
0,5
5
1,5
0,7
7
2,1
1
10
3
1,4
14
4,2
2
20
6
2,8
28
8,4
Tebal huruf d (1/14)h 0,18 0,25 0,35 0,5 0,7 1 1,4
Catatan : Jarak antara dua huruf a boleh dikurangi setengahnya, bila mana ini memberi efek visual yang lebih baik : seperti misalnya LA,TV dsb, d,h,I,a sama dengan tebal huruf d

Huruf B ( d= h/10)


Sifat Perbandingan ukuran
Tinggi huruf h
Tinggi huruf besar
Tinggi huruf kecil c
(tanpa tangkai dan kaki)
(10/10)h
(7/10)h
2,5 3,5
2,5
5
3,5
7
5
10
7
14
10
20
14
Jarak antar huruf a
Jarak minimum antara garis b
Jarak minimum antara perkataan e
(2/10)h
(14/10)h
(6/10)h
0,5
3,5
1,5
0,7
5
2,1
1
7
3
1,4
10
4,2
2
14
6
2,8
20
8,4
4
28
1,2
Tebal huruf d (1/10)h 0,25 0,35 0,5 0,7 1 1,4 2
Catatan : Jarak antara dua huruf a boleh dikurangi setengahnya, bila mana ini memberi efek visual yang lebih baik : seperti misalnya LA,TV dsb, d,h,I,a sama dengan tebal huruf d

Tidak ada komentar: